5 Alasan Orang Suka Memelihara Trotol

Ring TORO 018, 019, 020
Beberapa waktu belakangan ini –setidaknya 1 atau 2 tahun terakhir—banyak sekali penggemar murai batu yang memburu trotolan, baik trotolan dari hutan maupun hasil penangkaran. Kabar dari rekan-rekan penangkar di berbagai daerah menyebutkan, permintaan terhadap trotolan murai batu terus membanjir dari hari ke hari. Bahkan, saking besarnya animo pemburu trotolan, para penangkar terpaksa memberlakukan sistem inden, dengan waktu tunggu yang terbilang relatif lama; antara 2 hingga 4 bulan dan bahkan lebih. Baca Selengkapnya

Cuaca Tak Menentu, Musuh Utama Trotolan

Cuaca yang tak menentu –sebentar panas, sebentar adem, dan tiba-tiba hujan disertai angin– bukan saja menyebabkan badan manusia meriang, tetapi juga memicu ketidakstabilan daya tahan trotolan murai batu.

Cuaca seperti itu, sangat rentan bagi  kesehatan trotolan, terutama untuk usia antara 7 – 21 hari; mudah sekali menyebabkan trotolan sakit untuk kemudian mati.

Karena itu musti hati-hati merawat trotolan di saat-saat seperti ini, ketika cuaca kurang bersahabat. Lantas, untuk menghindari petaka itu, apa langkah antisipasinya?  Baca Selengkapnya

Titik Kritis Merawat Trotolan MB

Boleh dibilang, kegembiraan tertinggi seorang penangkar adalah ketika mengetahui telur yang dierami indukan betinanya menetas dengan sukses. Bayangkan, setelah menanti dengan harap-harap cemas selama kurang lebih 12 hari masa pengeraman, cangkang telur akhirnya pecah dan sang anakan pun nongol untuk menghirup udara dunia. Baca Selengkapnya